ketika baterai hp sekarat

Dulu…

di jaman sebelum HP menjadi barang super penting, sebelum HP bisa jadi 1 barang dengan ribuan fungsi… handphone – sesuai namanya- adalah telepon yang bisa digenggam tangan. Fungsinya jelas untuk berkomunikasi, baik lewat suara atau pun pesan tertulis.. titik.. period. Itupun, hanya bisa pesan teks sesama provider. Lintas provider hanya bisa via telepon, dan biayanya super mahal.. – rasanya.

Nah, hari itu, saya pergi mengunjugi sahabat lama. Ditemani ying ying si mobil tua kesayangan, dompet isi SIM, KTP, kartu ATM, dan uang tunai 2.000 rupiah serta HP ericson flip pemberian papa. Perjalanan jauh, karena si sahabat saya itu rumahnya di ‘ujung dunia’ butuh 1 jam perjalanan dari rumah saya ke rumahnya. Untuk kota Bandung jaman itu, perjalanannya setara dengan 25 Km, dan saya ga tau pastinya rumahnya dimana, didalam komplek perumahan yang cukup besar dan padat. Yang pasti, belum ada yang namanya google map yes..

Akhirnya, teman saya memandu saya via telp, percakapan telpon 15 menit an.. sehingga saya sampai dengan selamat di rumahnya. Singkat cerita, saya pulang.. diperjalanan, melewati bypass – jalan lingkar luar kota Bandung, si yingying tiba-tiba melambat.. tidak bertenaga, sebelum akhirnya mati total.. untungnya saya berhasil kepinggir jalan.

Kebingungan, mencari pertolongan, hanya 1 orang yang terlintas dikepala, dan saya tau dia bisa diandalkan.. siapa lagi kalau bukan Nelly – almh adik saya. Saya lihat baterai hp super sekarat dan pulsa hanya bisa untuk melakukan 1 sms. Uang jelas hanya 2000 dan tidak ada atm didekat situ. Akhirnya saya membuat SMS yang saya kirim ke Nelly, isinya:

“mobil uni mogok di bypass di…. hp abis baterai, ga ada pulsa. Send help!”

sudah, hp nya mati, saya pergi ke warung dekat situ, beli teh botol harganya 750 rupiah *kebayangkan jaman kapan itu… terus menunggu dengan sabar dan yakin. Lamaaa… kemudian, datanglah bapaknya pacar Nelly… sendirian… bukan pacarnya, apalgi nelly-nya.. astaga.. dan membantu saya, ternyata hanya platinanya saja yang kotor, sekejap mobil saya sudah bisa jalan lagi… terimakasih ya Pak…

Begitulah, ketika itu… jaman sekarang mungkin tidak bisa terbayang, hanya 1 pesan, tanpa tau jawabannya, tanpa kepastian, tapi saya yakin, 100% pertolongan akan datang. Teknologi hanya ada itu, kemampuan hanya segitunya…

hikmahnya? jangan lupa isi pulsa, jangan lupa cas HP, jangan ga bawa uang sama sekali ketika bawa mobil, jangan lupa tune up mobil and have faith to someone 🙂

Si hp jadul tapi mumpuni

Mengantar Nelly pulang part 2…

pernah mengikuti ambulan yang sedang bawa pasien? Lewat jalan tol?

itu kayak menabur garam di lautan a.k.a sia² aja.. ga akan terkejar😊

Pertama kali dan semoga terakhir kali saya ngikutin ambulan ya pas di dalamnya ada Nelly dan papa mama, mau pindah rumah sakit, ke rs yang lebih besar dan lengkap. Kondisinya Nelly sdh tidak sadar, dan pendarahan ga berhenti internally.

Di RS kedua ini… nelly langsung masuk ICU. Saya mama papa aza abi kemah di depan ruang ICU. Disebelah akuarium segede gaban. Tiap malem pas kita lg berusaha tidur… ikan²nya dengan ajaibnya lompat-lompat sampe airnya nyiprat² kemana-mana. – well i couldn’tn sleep well those night .. prepare for the worse, exhausted, and still like drunk person, move by insting where mind was being somewhere else.

Yang saya tau, aza super soleh.. baek bgt ga rewel dan sehat²… ga lama kita di RS, karena Nelly terus berpulang.

Yang saya ingat.. ketika saya sedang duduk di lobby, om saya datang dan bilang.. sepertinya Nelly ga akan bisa bertahan, saya hanya menatap nanar dan membatin.. bagi saya Nelly memang sudah ingin pergi semenjak dia henti jantung 4 hari sebelumnya.

lalu saya diminta masuk kamarnya, untuk pamitan. Saya ga mau nangis di depan Nelly, di depan mama papa, di depan siapapun saat itu. Bukannya sok kuat, tp rasanya menangis saat itu tidak akan menghasilkan apa², selain saya jadi tambah cape. Sementara saya harus bisa berpikir super cepat dan super jernih.. siapa lagi kalau bukan saya, kan saya si kaka sulung tea.. *sombong lah.

Di depan nelly yang TD hanya 50/20 saya berkata pelan… “nel.. kalau kamu mau pergi.. pergi aja. Uni ga papa… uni akan mastiin mama papa jg gapapa.. dan uni akan bantuin jaga naia. And i am so sorry…”

ga lama nelly pun berpulang..dengan tenang… saya pulang duluan untuk menyiapkan rumah duka, menerima tamu yang melayat.. memastikan mama papa makan minum.. karena pastinya bagi mereka, it was the worst day ever. Mana lah ada istilah orang tua ditinggal anak duluan.

sampai memandikan, mengantar ke makan..rasanya tuh saya seperti marionette.. boneka yang digerakin tali. Saya ke makam pake sendal rumah motif strawberry sambil gendong aza yang bertelanjang kaki. Hanya mengikuti abi kemana abi jalan. Ga berkata apa², dan tetep ga ada setetes air mata yang turun.. hati saya terlalu sakit untuk menangis. Nelly itu lebih dari sekedar adik bagi saya.. dia sahabat saya. Dia orang yang paling mengerti saya, orang yang paling peduli sama saya, orang yang sangat sangat sayang sama saya. Yang setiap hari pasti saya cari untuk sekedar ngobrol, biarpun kita berjauhan.

dan setelah nelly meninggal, tebak berapa kali saya kunjungi makamnya? Hanya 3x sampai detik ini. Bagi saya itu terlalu nyata jadi pengingat sakit nya hati saya hari itu. Biarlah saya mendoakan nelly setiap hari dari jauh.

dan 2 hari yang lalu, gadis kamu sudah jadi gadis beneran Nel… Naia sudah 18 taun, cantik, tinggi, pinter.. sudah kuliah. So.. dear Nelly.. baik2 ya disana, tenang².. insyaAllah semua baik² aja.

➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️➖️

Dear Nelly…
It’s been15 years.. but still..
I remember you a lot last nigt..
I remember you a lot today..
And it makes me a little downhearted

Maybe because it is September…
You should be 45.. but you were forever 29 instead..

How can i forget you..
Only you who can guessed correctly the song i hummed very off tone😅
None a day passed by without us chat..
Laughing about something nobody understands
How did we understand each other just by a  look on the eyes..

Nobody resemble you.. not even close..
So you know.. it’s pain staking trying to forget you nor to keep remembering.

I wish you peacefull and heaven..
Everything here just fine..
Just not the same when you are around..
Love you lil sis..

Getting older

Beberapa minggu lagi, saya akan bertambah tua..

Tapi kali ini rasanya bertambah tua beneran… kalau dulu-dulu hanya mikir.. age just number… tp kali ini saya beneran berasa tua😅

dan ketika tau saya diundang untuk datang ke reuni kuliah 30 tahun… jreng² rasanya seperti kesiram air es.. Langsung sadar sesadarnya kalau pertama saya jadi anak kuliahan itu 30 taun yang lalu 😬.

tapi ya sudah lah… toh emang sudah adanya begitu. Sejalan dengan umur tambah tua. Saya jg – rasanya – tambah wise dong, tambah bijak, Selain juga tambah pelupa, tambah gampang masuk angin, tambah sering pegel², tambah kerep cat rambut😁.

Saya jadi suka kepikiran.. apa sih yang saya ingin kan 10 – 15 taun ke depan.. dimana saat itu mungkin saya sudah masuk katagori lansia awal 😪 duh nulisnya aja lgsg berasa gatel😅

Yang pasti, dengan bertambah tua…

Saya ingin menjadi seseorang…

Yang ketika diingat akan membuat tersenyum. Yang ketika dipandang akan membuat tenang .Yang ketika didengar akan mencerahkan hati..

Saya ingin menjadi orang…

Yang sudah selesai dengan dirinya. Yang sudah selesai dengan semua egonya. Yang sudah selesai dengan semua ambisinya.

Saya ingin menjadi orang

Yang harapannya, cita-citanya, keinginannya hanyalah untuk kebaikan orang-orang tersayang.

Saya ingin jadi orang yang punya segalanya… Sehingga ketika diminta saya punya, ketika ditanya saya bisa, dan ketika diharapkan saya sanggup.

Insya Allah…

UV Light…

There’s no such things as coincidence..

Ga ada yang namanya kebetulan, semua terjadi sudah atas rencana Allah SWT… bener? Percaya? Saya iya..

Walaupun terus saya mikir.. kalau semua sudah direncanakan yang di Atas.. kenapa juga kita repot-repot bikin rencana.. berusaha… bukankan kita tinggal diam dan menerima semua rencanaNya… gitu? Saya ga percaya bagian ini… 😑😑

Makanya manusia di kasih akal.. dan hati… untuk memilih… manusia bisa dan harus memilih… setiap keputusan hasil pilihannya itu lah yang membentuk hari-harinya.. menentukan hidupnya. Kita, manusia dewasa bahkan rata-rata melakukan 226,7 pilihan dalam 1 hari… bayangkan 😱 *http://science.unctv.org/content/reportersblog/choices

Allah memang punya rencana untuk setiap umatnya.. tetapi selain lahir, jodoh, dan mati yang sudah ditentukan sejak kita masih dalam kandungan… maka manusia bisa, boleh, bahkan harus memilih untuk menentukan hidupnya…

Seperti dalam buku cerita ‘Let’s Choose How This Book Will End’ yang dulu saya suka baca… buku tersebut memberikan pembacanya 3 pilihan… kalau saya salah pilih maka ceritanya akan berakhir sedih dan sebaliknya. Lalu bagaimana saya memilih supaya hasilnya happy ending? Biasanya mudah… pilihan buruk biasanya ditandai dengan melakukan tindakan buruk.

Walau lebih rumit dari buku cerita anak, saya yakin hidup kita juga sudah tesurat jalannya.. tetapi walau begitu, kita diberikan kebebasan untuk memilih, yang hasilnya akan menentukan bagaimana jalan hidup kita, walaupun ujungnya sama.. Tetapi bagaimana kita mencapainya itu yang bervariasi tergantung dengan pilihan-pilihan kita, yang didasari oleh hati, akal sehat, cara hidup, cara dibesarkan, lingkungan, agama, keluarga, teman, pendidikan, iklan, bacaan dan tontonan, and so on and so on..

Nah.. itu menurut hasil pemikiran saya yaa…. itu menurut keyakinan saya…

Balik lagi ke ‘there’s no such thing as coincidence’ yang tadi… nah pas lagi baca-baca fasce book.. tiba-tiba ada teman yang share link video acara kesehatan dari tv nasional… biasanya sih saya akan skip saja posting2an seperti itu.. karena saya tidak terlalu suka nonton link video acara tv yang durasinya lebih dari 1 mnt…

Entah kenapa saya memutuskan untuk menontonnya.. isinya tentang seorang dokter ahli kulit yang sudah cukup berumur dengan galak dan tegas menjelaskan tentang waktu berjemur yang baik. *saya selalu merasa, orang-orang yang kapabel pada bidangnya, berpengalaman itu biasanya galak dan tegas.. 😁😁

Nah.. kata bu dokter ini.. manusia butuh vitamin D… apalagi anak-anak, lansia, dan yang sedang kurang sehat… dari mana vitamin D? Tubuh kita sudab memiliki nya dari berbagai sumber.. tapi sebagian masih berbentu pro vitamin D3… butuh matahari untuk menjadikannya vitamin D3. Jadi ketika kulit terpapar matahari, kulit akan membentuk vitamin D3 dalam jumlah besar.

Tapii.. tidak sembarang sinar matahari… hanya sinar UVB yang akan membuat kulit memproduksi vitamin D3.. kapan matahari mengeluarkan sinar UVB? Jam 10 pagi!!!

Bukan jam 7, bukan jam 8, bukan jam 9!!

Astagaaaa…. jadi selama ini saya salah besar dong 2☹ ckckck jadi selama ini saya jemur-jemur bayi saya di jam yang salah juga… saya suruh anak-anak saya berjemur.. dan jam 10 saya suruh masuk.. karena sudah panas sekali rasanya… dan selama ini upacara 17 agustus yang selalu dilaksanakam jam 10 pagi itu benar.. padahal selalu saya kasihani pesertanya.. karena pasti panas sekali 😁😁

tapi.. ya jangan lama-lama.. 15 menit saja… upacara itu juga kelamaan 😁. Jadi dengan berjemur jam 10 selama 15 menit itu sudah cukup untuk memenuhumi kebutuhan harian vitamin D3 tubuh kita.

Nah berkat menonton acara itu saya jadi tahu.. dan.. saya jadi ingat… 13 taun yang lalu.. ketika saya baru saja melahirkan anak pertama saya… kami ( saya, anak saya dan suami saya) selalu menginap di rumah mertua saya setiap weekend.

Ibu mertua saya yang baik hati akan selalu membawa anak saya setiap pagi untuk menjemurnya… seringnya sekitaran jam 10 pagi.. dan saya akan protes.. takut anak saja jadi hitam.. tapi mertua saya juga akan kekeuh… sambil berkeringat-keringat, duduk di bawah sinar matahari jam 10 bersama bayi saya… ah ternyata betapa baik alasan dibelakangnya.. betapa baiknya kearifan lokal yang dimiliki orang tua orang tua kita dulu ya.. yang turun temurun diwariskan… yang mungkin mereka juga tidak tahu sisi ilmiahnya…

Jadi lah hari itu saya sibuk mengoreh ngoreh memori lama.. mulai dari acara nginap di rumah mertua setiap weekend, saat2 saya menjemur bayi-bayi saya yang selalu kuning hampir sebulan karena perbedaan golongan darah dengan saya.. proses mengejar matahari pagi… saat-saat saya di jemur jam 12 siang pas ospek dulu.. seru.. hari itu jadi seru.. pikiran saya sibuk.. hati saya penuh dan hangat… karena semua kenangan itu… saya jadi tambah kangen suami saya yang sedang di luar kota.. saya jadi inget harus lebih nurut dan sabar pada orang tua dan mertua… saya senang hari itu..

Jadi.. apa kebetulan saja saya menonton acara itu? Saya yakin tidak..

Aza – Naufal Riza Ch.

15420747_10211227075493419_686779653962739146_n

Dear Aza… My dearest oldest son…

Today is your  11th birthday.. Happy Birthday Aza…

Naufal Riza … Happy Birthday dear .. Hopefully Aza can achieve your goal … Being a child that always worship Allah, healthy, hearty, indulgent, and smart … Abi Umi certainly will always pray only for Aza’s best  … Amiinnn Amiinn YRA …

Dear Allah SWT…Thank you for allowing us to have and raise aza…  please take care of aza…

As the first child.. you have many privilege and yet responsibility and sometimes we expected more from you… 😘 but believe us… you are our first love…

Alhamdulillah.. Alhamdulillah… Alhamdulillah.. Allah trust us to have you… we loved you so much since you first born.. and from then to now on.. our love is just getting bigger…from time to time…

Do you know Aza… you are very truthful.. even as a child… you tell me everything even you know i would be so furious…

You always ask me for everything you wanna do… even just to pee at home….😂 my permission in important…

Of course you are little naughty… since you cant stand to watch your sister n brother are playing alone… you would have to tell something to make them cry 😅

But aza.. since you can speak… at the age 3.. you are my best buddies.. we can talk about everything and laugh together.. you understand my joke.. even those were not “easy joke”..

I always love to have time with you alone… driving you.. eat.. playdate.. you are truly my best buddies😗 when your father were not around…

I love you more when talking about studying…you took any lesson from school as easy as eating dimsum *ignore the analogy..

We love you so much…

For us, you are always our numero uno..

IRT vs Working Mom

Beberapa waktu yang lalu, sempat heboh di medsos tentang topik IRT vs Working Mom… sempat panas juga..walaupun tidak sepanas pilkada DKI sekarang 😊
Yang jelas.. di kubu IRT, yang ditonjolkan adalah betapa mulianya mendedikasikan seluruh waktumu untuk keluarga.. belum lagi.. masa tega kami serahkan anak anakmu pada pengasuhan ART yang kadang tingkat pendidikannya bahkan tidak sampai lulus SD.. atau masa kanak-kanak tidak akan pernah terulang lagi.. apa rela kehilangan itu semua karena sibuk bekerja.. atau kami tidak tega menitipkan anak anak pada nenek kakeknya.. mereka sudah waktunya pensiun dan menikmati hidup.. dan so on.. dan so on..
Di kubu Working Mom.. memang butuh tambahan penghasilan.. toh semuanya juga demi anak-anak.. atau seorang ibu pun perlu aktualisasi diri.. buat apa kerja keras sekolah dan meniti karir yang sudah dilakukan selama ini.. atau justru semuanya mendukung saya bekerja termasuk bahkan nenek kakeknya yang dengan ikhlas dijadikan tempat penitipan… atau saya kebingungan kalau di rumah saja.. nanti yang ada malah saya shopping ga jelas… dan so on… dan so on..
Hmm ga akan ada abis abisnya itu perdebatan 😊 belum lagi kalau kelompok WHM ikutan nimbrung.. mereka ini adalah kelompok working from home mom.. jadi mereka masih sangat ngurusin anak anaknya dengan tangan sendiri.. tapi pada saat senggang mereka juga bekerja dari rumah… seperti catering, penjual online, dan sejenisnya.
Hmmm saya ga ikut ikutan kubu yang manapun.. karena saya pernah berada di keduanya.. sejak pertama menikah sampai tahun lalu saya adalah working mom.. saya pernah mengalami pekerjaan yang cukup saya datang ke kantor seminggu 3 kali dan beberapa jam saja.. sampai pekerjaan yang mengharuskan saya masuk jam 8 pulang jam 17 setiap hari dan malam masih melanjutkan pekerjaan kadang weekend pun dikejar kejar deadline.. pekerjaan yang membuat saya sering ke luar kota beberapa hari.. pekerjaan yang membuat saya bolak balik 240 km hampir setiap hari…
Dan kini.. saya 24 jam sehari, 7 hari seminggu, nonstop saya menjadi ibu rumah tangga. kepala saya yang dulu dipenuhi beragam tenggat waktu, beragam janji temu.. kini masih beragam.. tp fokusnya hanya pada suami, anak-anak dan rumah tangga.
Dulu saya sering kali mengorbankan waktu tidur saya, karena sesiangan di kantor penuh meeting sehingga pekerjaan tidak ada yang selesai dan harua dilanjutkan malam hari.. sekarang saya selalu tidur tepat waktu.. tidur jam 22 bangun pukul 4.. benar benar segar dan sehat..
Dulu.. di postingan saya yang ini mbaknya Aza tahun 2008 saya pernah menulis betapa saya ingin segera berhenti bekerja.. dan baru kesampaian 8 tahun kemudian… sigh…
Saya senang bekerja… apalagi semuanya membuat saya tahu banyak hal yang tidak banyak orang yang tau.. pekerjaan saya selalu mencari hal hal baru.. menciptakan cara cara baru untuk menyelesaikan suatu masalah… benar benar tidak membosankan.. belum lagi saya harus rutin presentasi.. rutin survey ke luar kota bahkan pulau… semua itu sangat asyik.. menambah banyak sekali kenalan..dan koleksi tempat tempat baru…
tapiii… semua itu tidak jadi asyik ketika ingat apa yang ditinggal di rumah.. si sulung mau pentas.. saya tidak bisa ada di sana untuk menonton dan mendokumentasikannya… saya tidak ada malam hari untuk cerita sebelum tidurnya… saya tidak ada hanya untuk memeluknya kapan pun dia mau… saya sudah kehilangan banyak momen bersama dengan si sulung.. rasanya saya tidak rela kalau harus kehilangan momen dengan si tengah dan si bungsu juga…
Bahkan.. si sulung pernah bilang begini… rasanya aku lebih suka kalau umi kerja… aku jd bebas.. ga ada yang cerewet… 😢😢😢 sedih pan….
Dan…
Saya pernah.. ketika saya sedang tugas ke ambon.. kebetulan hari itu acara cepat selesai.. jd saya bisa leyeh leyeh di kamar hotel.. rasanya aneh.. saya senang bisa bebas dari segala rutinitas mengurus anak yang biasanya itu itu aja… *ya iyalah.. namanya jg rutinitas… dan capeknya itu…klo udh mulai berdebat dengan sang anak… hadeuuuh… menahan nada suara supaya tetap cool padahal darah udh naik ke level di atas mendidih itu capek banget….hihihi.. Dan iya.. saya seperti menikmati hari hari ketika saya hanya mengurus diri sendiri… what a guilty pleasure…
Saat itu… saya punya banyak bantuan untuk mengurus anak anak saya… saya pu ya ibu dan bapak saya yang selalu mengawasi dan memastikan kebutuhan anak2 saya terpenuhi.. saya punya beberapa mbak dan supir*gaya lah.. ‘beberapa’..😁 untuk mengurus seluruh kebutuhan anak-anak.. saya punya adik yang siap dikerahkan untul mendokumentasikan seluruh kegiatan anak saya.. sementara saya dan abinya bekerja… bayangkan?!!.. nggak.. saya nggak bangga dengan kemanpuan saya memanajemen para penolong saya tersebut..
karena sekarang saya tau…ibu yang jarang turun tangan langsung untuk mengurus anak2nya lama kelamaan menjadi tumpul insting keibuannya…
Eits… jangan protes.. ini mah menurut saya yaa… terus terang aja saya males kalau harus menyuapi anak saya.. saya lebih permisif pada gadget.. saya kurang menstimulasi mereka untuk membantu pekerjaan rumah.. saya kadang terlalu lelah unuk membacakan cerita sebelum tidur..
Ada yang bilang… biarkan saja anak2 terkena masalah.. toh kamu tidak bisa selamanya menjadi ibunya.. tdk bisa selamanya menjaganya… dan banyak kok anak2 dr orang tua yg sibuk akan tumbuh baik2 saja dan berprestasi…
Hmm iya.. anak saya jg masih berprestasi ketika saya sibuk… anak2 saya rasanya baik2 saja… dan mereka tetap mencintai saya banget… saya bisa kok.. walau pulang kantor saya capek.. udh ga mood utk main bareng mereka… paling pol cuman nemenin belajr.. itu pun dengan multi tasking sambil ngerjain kerjaan… tapi mereka baik2 saja tuh…
Cuma rasanya tetep ada something wrong yaa… 🙂 walau abinya membebaskan saya untuk bekerja selama urusan rumah… selama anak2 saya baik2 saja.. orang tua saya juga happy happy saja.. tidak protes…
Akhirnya… saya..dibantu abi tersayang.. mengambil keputusan drastis.. melupakan semua tentang bekerja.. dan 100% di rumah…
Awalnya berat… masih banyak godaan untuk – at least – bekerja dari rumah… masih bingung kadang kadang mau ngapain… apalagi pada saat anak2 sekolah… sampai di rumah pun saya tidak lalu semangat bermain bersama mereka… karena ternyata….jauuuuuh lebih cape mengurusi anak anak dan rumah daripada bekerja… dan padahal saya masih punya semua bantuan.. dari supir.. mbak2 di rumah sampai neneknya anak2 yang siap sedia memasak setiap hari…
Tapi ternyata..
mengawasi si kecil yang lari-lari di sekolah dan setiap saat hampir tabrakan denga kaka kaka tk atau sd itu bikin deg degan banget…
Berdebat dengan si tengah supaya jangan playdate terus ke rumah temannya itu menghabiskan energi.. belum lagi kalau terus dia merajuk..
Membujuk si sulung untuk berhenti menjahili adik adiknya itu big effort…
Belum lagi kalau harus mengantar dan menunggui mereka les.. memastikan semua barang2nya terbawa.. memastikam setiap harinya berjalan dengan mulus… ibu itu manager handal sodara-sodara… negosiator ulung… powerful dalam arti yang sebenar benarnya… ga sekali dua saya melihat ibu ibu di sekolah menggendong anaknya yang sudah 20 kg lebih naik turun puluhan anak tangga (siapa suruh punya sekolah terlalu alami 😃) karena anaknya lagi pundung…
Ibu itu.. sekretaris mumpuni.. memegang jadwal tiga anak.. memastikan semua on schedule ga lewat due date.. bayangkan.. ibu tidak boleh lupa kapan si kk berenang si adik fieldtrip si bungsu bawa tugasnya… semua diinfokan via email yang terkadang datang 2 minggu lebih awal.. dan ibu sendirian memegang semua jadwal tersebut.. tidak seperti di kantor yang punya banyak orang dengan kemampuan setara..
Belum lagi.. segala jenis iuran, jajan, bensin, gaji.. ibu harus tau prioritas..dan harus sangat efisien.. saya baru ngeh.. jauh lebih murah membelikan anak2 take away daripada makan di tempat.. karena menu saya yang pilih.. tidak perlu pakai minum n dessert *si ibunya emang agak pelit… hahahaha…. walaupun konsekuensinya jd tambah cape.. karena mobil jd berantakan.. cucian jd banyak.. n so on…
Eh jangan lupa… jd ibu jg harus super kreatif… sudah sampai sekolah dan si anak baru bilang.. harus bawa tanaman benalu… what?? apa aja itu?.. googling n langsung hiking di seputar sekolah…😄😄
Belum lagi ketika ada pentas dan sejenisnya yang mengharuskan si anak berkostum buatan rumah… what???? ibu pun harus bisa jadi desainer.. *sst ngintip pinterest dikit mah gapapa yaaa…
5 bulan sudah saya jadi irt.. sekarang kalau harus mengiai formulir pekerjaan.. saya ga ragu lagi mengisinya dengan “ibu rumah tangga”
Biarlah.. walau kadang2 ibu saya masih suka sebel karena sudah menyekolahkan anaknya tinggi2…*tau sih.. pasti karena uang jajan berkurang yah mah 😔 maaf ya.. insyaAllah ada gantinya 😙.
Tapi bagi saya… seorang ibu itu harus super cerdas.. IQ, EQ, CQ, SQ, dan AQ nya harus tinggi… bayangin.. apa coba itu semua 😋
Intinya.. ibu harus cerdas.. otaknya jalan.. emosinya sehat, baik, terkendali.. kreatif, dalam segala situasi.. tinggi spiritualnya.. inget.. doa ibu insyaAllah selalu di ijabah Allah loh.. so ibu harus dekat dengan Khaliknya..supaya bisa ajak anak2nya juga… dan terakhir…ibu harus bisa memecahkan segala masalah dengan baik.. ibu adalah problem solver n not a quitter…
Percayalah.. kadang-kadang anak anak itu sangking ajaibnya bisa bikin baja paling kuat pun meleleh.. apalagi seorang ibu…yang pling tangguh pun pasti pernah merasa dititik terendah dalam menghadapi anak anaknya…merasa gagal.. merasa ga tau lagi harus bagaimana…
Semua itu manusiawi.. ibu hanya manusia biasa yang dituntut untuk jadi super… 😍
Kan ada sang suami.. bapaknya anak anak.. bersandarlah di bahunya.. belaiannya adalah pwer charge paling mantap.. belum lagi semua kasih dan cintanya… hmm sekejap saja pasti si ibu udah full power lagi 😙
Belum lagi kalau terus ada acara jalan-jalan n belanja.. *hahaha… moduuus…
Serius… kalau saya.. kadang lebih milih leyeh leyeh di rumah.. karena jalan-jalan dengan anak.. energi yang dibutuhkan itu banyak banget… walaupun emang sepadan dengan liat wajah-wajah mereka yang happy…
So apapun yang saya tulis di atas.. ga sedetik pun saya menyesal.. dengan kondisi saat ini… biarpun jauh dari sempurna.. tapi saya bangga dan bahagia masih dapat privillege hanya jadi ibu yang mengurus keluarga dan tidak harus bekerja… saya bahagia masih diberi keleluasaan itu… saya capek.. tapi hanya badannya.. pikirannya mah legaaa… anak anak itu… setiap hari setiap saat masih terasa seperti keajaiban… lucunya.. sayangnya.. kelakuannya… adorable… dan bersyukurlah saya.. bisa mengawalnya dengan tangan saya sendiri sampai tiba saatnya saya bukan lagi pusat kehidupan mereka… dan rasanya abinya pun lebih tenaang bekerja.. karena tau anak anaknya ditangan ibunya.. orang yang akan mendedikasikan seluruh yang dia punya untuk keluarganya..tanpa pamrih.. tanpa syarat.. karena kalau ada yang dimiliko seorang ibu dengan berlimpah limpah.. itu adalah cintanya yang tak bersyarat… untuk semua yang memiliki hatinya.. suami dan anak anaknya.. 😚😚😙

153 km

Dear my luv…

What are you doing now? 

I wanna tell you…somehow.. out of no where.. i just missed you..missed you sooo much.. more than usuall..  from yesterday sih.. right away after i left you in cititrans…

Seem too overwhelm yaa… since we have already living seperated lives since the horse eating steel… and we only met on weekend…

But sometimes.. this kind of felling is rushing me.. and only gone after i meet you again.. and this the begining of the week..  i still have to wait 3 more days…gosh…

Then i try to find an old picture of us.. which is quite rare.. since you loved to take pict but not being taken a pict… and still i managed to find this one..

*taken from my mom fb… 😆

Hmm i love you so much… miss the moment.. but most of all.. missed you so much…

Hope you are always fine.. from day 1 to day 5 before we are meet again.. because i cant take care of you.. i cant prepare your food.. pick your clothes.. or as simple as watching tv together on the couch when downpouring otuside.. telling you stories of our children today in person… sholat together.. and go to bed with your arm is hugging me…

Hmm heaven is as simple as that…

But i still feel gratitude.. for days we already passed together… thank you for always being in my side.. i know it need more than a little hugs n kisses.. it takes all the intention.. all the heart.. the widest heart.. all the srongest will.. and an endless love of you to be with me

November 2016

For my beloved abi… 

Far away out there… as far as 153 km… 😊

I love you 😙😙😙😙💞❤

Bugaboo Donkey Duo

Abi… selalu membiasakan kami hidup tertib dan sesuai aturan…. seperti adab mandi.. adab makan…adab berpakaian…adab berpergian.. and so on .. and so on…

Well.. ini tampak ribet pada awalnya… tapi manner itu selain tampak bagus.. juga sangat memudahkan kalau sudah tertib dijalani… seperti Aza.. sekarang dia selalu makan di meja makan dengan sendok dan garpu sejak usia pra SD.. berceceran masih sedikit.. tp kami ga capek beres beresnya… dan di restoran.. jelas mannernya lebih baik… ibu saya suka bilang.. saya kadang terlalu keras menetapkan aturan pada anak.. saya masih di suapi dan dimandikan sampe kelas 3 SD 😰😰.. lah jaman dulu mah mamah anaknya baru 2, helpernya ada 3 …

Bepergian pun begitu… pas di mobil.. anak2 duduk di carseat… selain aman.. pas mereka tertidur pun, badannya tidak akan bengkok bengkok.. dan kalau pas nyetir sendiri.. heaven banget… 😋😋.

Ketika jalan-jalan di mall juga.. kami selalu membawa stroller… kami sering ke mall berjam jam.. kenapa.. karena sekalian… sekalian keluar.. paling seminggu sekali.. anak anak di bawah 5 tahun pasti lelah dan perlu duduk atau tidur.. selain itu stroller mencegah anak anak lari lari ga jelas… cape dong ngejar2 nyaa… 😥😥

Nah… urusan stroller ini jg ga boleh sembarangan… stroller emang harus ringkas.. mudah pengoperasiannya.. nyaman dan aman… stroller itu fungsinya untuk memperingan bukan malah jadi beban 😊.. Karena anak kami sudah 3..tentu saja kami sudah kenyang makan asam garam perstrolleran.. *lebaay…

 

Stroller pertama kami adalah PLIKO.. yang menemani aza sejak 2005 sampai 2008. Pada saat itu stroller ini merupakan yang terbaik dan terjangkau harganya bagi kami, serta masuk bagasi mobil kami.. itu dulu pertimbangan kami sebagai newbie stroller 😌 .. Saat ini stroller ini sudah tidak ada, telah laku terjual 😊

Stroller kedua kami adalah I SPORT .. khusus untuk Aza ketika kami mau berpergian jauh… kalo nggak salah pertama kali waktu itu ke Medan… Kami mencari yang ringkas dan ringan sehingga dapat selalu siap sedia apabila Aza kecapean dan butuh duduk.. Stroller ini sudah beberapa kali kami ajak keluar kota sampai suatu saat Aza mempunyai adik kecil .. 😊 .. btw, sang I SPORT ini masih tersimpan aman dan terawat.. rencananya beberapa saat lagi akan kami gunakan lagi untuk si bungsu Faeyza dimana sekarang sudah lebih dari 2 tahun dan kakak-kakaknya sepertinya sudah tak butuh lagi stroller 😊 …

Catatan: Stroller ini memang sangat ringan dan kompak.. tapi kami sih sarankan tidak untuk pemakaian berjam jam dengan bayi di bawah 2 tahun…  karena akan kasian punggungnya…

 

581154_3613110287120_1207047887_n

Tahun 2011.. putri kami hadir ke dunia.. sebagai bayi yang well prepared..tentu Abi ingin memberikan stroller yang spesial.. stroller pertamanya…hmm terus terang saya lupa… karena kami membelinya dengan terburu-buru.. segera setelah membelinya kami merasa menyesal… so jangan beli stroller dengan terburu buru.. luangkan waktu lebih dari 3x untuk melakukan pencarian… online boleh tapi lebih baik sentuh dan operasikan langsung stroller tersebut. Kalau sang baby belum ada.. pinjam saja baby orang lain yang sedang berkunjung ke toko tersebut… *anak saya sering loh dipinjam 😆

Stroller keduanya adalah QUINNY BUZZ .. hasil pencarian cukup lama… ketika itu harga quiny buzz yang baru masih cukup mahal bagi kami.. so kami melakukan pencarian lebih mendalam untuk mendapatkan quinny buzz yang second tapi masih okey… Alhamdulillah kami mendapatkannya… Quinny Buzz Ziya sangat cantik bukan 😊 dan ketika masih baby, seatnya bisa diganti dengan carseat baby dari maxicosi.. Ziya memakainya sekitar 2 tahun.. 😊

774708_10200250591088169_528205337_o

Lalu pada saat kami mau travelling, kami pun kembali hunting informasi mengenai stroller praktis untuk dibawa-bawa travelling .. akhirnya kami membelikan Ziya stroller QUINNY YEZZ.. Stroller ini sangat sturdy tapi ringan.. pengoperasian cukup satu jari… *bukan lagi 1 tangan.. bahkan dengan anak di dalamnya.. kuat digunakan oleh sang kakak pun… Memang saat itu banyak stroller khusus travelling bertebaran di toko-toko, apalagi di internet .. Namun kami memilih Quinny Yezz karena “tatakan punggung” -nya menerus (tinggi) hingga ke dekat gagang tempat tangan kita mendorong .. yang artinya juga dapat digunakan oleh abangnya .. 😊 .. saya sangat menyukainya… sangat saya rekomendasikan deh untuk travelling  … Bahkan Quinny Yezz ini berbulan-bulan bertengger di urutan pertama sebagai stroller travelling di dunia .. tahun 2012-2013 yaa 😋 ..

Kelemahannya.. seperti juga stroller travelling lainnya, karena kekompakannya, seatnya pun hanya bisa 1 posisi.. maka ada baiknya stroller jenis ini digunakan bila usia sudah lebih dari 2 tahun… Tapi sepertinya saat ini sudah ada stroller travelling yang sandarannya dapat direbahkan .. . … Kembali ke Yezz milik kami, hhm.. sayangnya stroller ini ada yang patah karena kami salah taruh di gudang (ketimpa barang berat) .. 😓 dan tidak bisa diperbaiki… hiks.. hiks.. Kain dan tali-talinya masih kami simpan dan hingga sekarang kami masih mencari stroller ini .. tentunya yang beda warna dengan yang sudah kami punya, supaya bisa ganti-ganti kain nantinya .. Namun yaaaa sold out melulu .. sudah tak ada di pasaran .. 😓

 

jap-85

Dan akhirnya inilah stroller terakhir kami ..

Tapi kami ceritakan dulu kisahnya yaa .. Menjelang kelahiran anak kami ketiga .. Ade Faey .. kami mencari stroller yang kiranya nanti bisa digunakan sang adik sejak newborn… Kali pertama kami mencari stroller dan berniat membelinya sebelum si-bayi-em-punya lahir 😊 .. Dan pada suatu saat ada potongan besar di Mothercare, ada stroller yang memiliki keranjang tidur untuk bayi baru lahir.. lalu kami membelinya; stroller GB.. kuat..ringan.. dan modern tampaknya..

Lahirlah anak kami yang ketiga .. Alhamdulillah 😊😊😊 .. Dan tiba-tiba ada yang memberikan hadiah stroller MACLAREN XLR .. Alhamdulilah .. 😊 .. Lalu kami bingung .. 😋 .. Hari pertama saya dan my newborn baby Faey keluar rumah sakit, kami langsung ke Mother Care .. 😋 .. GB kami tak bisa ditukar lagi karena sudah lebih dari 3 minggu .. Sedangkan Maclaren kami langsung tukar dengan QUINNY MOOD .. karena waktu itu ada yang all-white . .. Ah, saya mulai pusing .. Ada Quinny Buzz bekas kakaknya yang masih ok dan baru di laundry, ada GB yang sengaja kami persiapkan untuk my newest baby, dan ada Quinny Mood hasil nukar Maclaren XLR hadiah .. 😋😋😋 .. Pelajaran buat kami; jangan beli sesuatu sebelum bayinya lahir 😋

Setengah tahun berlalu, Ade Faey berganti-ganti stroller .. dan disaat yang sama kami menyadari bahwa kakaknya pun yang perempuan ternyata masih suka menggunakan stroller .. Yaa, anak kami yang perempuan ini memang sangat beda sekali dengan saudara-saudaranya terkait dengan stroller yaa, seneng banget pake stroller ..

Hingga kami merencanakan akan berpergian jauh lagi .. Si Ade pasti butuh stroller dan si Kakak yang masih suka di stroller .. Daannnn kami melihat katalog bugaboo… jatuh cinta lah kami pada salah satu jenisnya; BUGABOO DONKEY DUO .. Stroller ini bisa untuk membawa 2 anak sekaligus…bayi dan bayi…anak dan bayi… anak dan anak… dan magic nya.. stroller ini bisa mengecil jadi stroller tunggal ketika kami hanya membawa 1 anak saja… Bagi saya.. bugaboo donkey ini sangat stylish.. hampir setiap orang yang melihatnya akan memandangnya lama-lama… bahkan beberapa sampai bertanya… dan selama 2 tahun kami memilikinya, baru sekali kami bertemu dengan stroller yang sama 😆 … . Pengoperasiannya sangat mudah, membukanya.. melipatnya.. membuat jadi untuk dua anak atau hanya 1 anak..menaruhnya di bagasi mobil.. mengoperasikannya… membawa 2 anak dan bisa ditaruh tas superbesar di belakangnya tanpa takut strollernya terguling…semua tidak masalah… saya.. perempuan kurus ini 😂😂.. bisa mengoperasikannya sendiri..

01

Intinya… mau seperti apapun komposisinya… apakah 2 anak yang satu hadap depan yg lain hadap belakang.. dua duanya hadap depan atau belakang… bayi dan anak.. bayi bayi saja.. anak anak saja.. unlimited deh… *emangnya berapa gaya sih yang yang kita inginkan 😁..

Memang pada saat travelling kami yang lalu-lalu, kami menggunakan stroller yang kompak, kecil, dan ringan .. namun untuk travelling yang satu ini mau bagaimana? ada 1 bayi dan 1 toddler yang membutuhkan stroller .. Akhirnya kami gunakanlah Buggaboo Donkey Duo ini ..😊..

02

Dan stroller besar ini mempunyai apa yang mereka sebut dengan Bugaboo Transport Bag yang oke punya.. sang stroller pun aman pada saat dalam bagasi pesawat… Rodanya yang besar membuat stroller ini dapat menuruni atau dibawa naik tangga dengan cukup mudah.. selain itu rangkanya yang kokoh membuatnya tidak mudah terguling walaupun dibagian belakangnya kami tambahkan tas besar nan berat… Serta walaupun stroller ini besar, bisa kok digunakan di tujuan-tujuan yang kata banyak orang “gunakanlah stroller yang kompak”…Bisa dilipat dengan posisi bangku masih melekat di stroller.. 😊 seperti waktu kami mau naik shinkansen, yang memiliki lorong sempit dan bagasi terbatas 😊 .. Tapi kalau boleh terus terang itu pun karena suami saya, si Abi yang kreatif .. membawa beberapa tali karet yang ada cantolannya dalam berbagai ukuran.. dan juga velcro 😊😊 luv 😊😍😍

Juga, pernah si Abang yang sudah 30 kg lelah… dan dia pun bisa naik stroller itu tanpa strollernya menderita 😂.. Shockbreaker yang mumpuni… handle yang kokoh… ban yang memiliki ban dalam dan bisa di pompa membuatnya sangat nyaman.. bagi para penumpangnya dan juga bagi kami 😙 … Dan dengan aksesoris yang tepat…bugaboo donkey pun cocok untuk segala jenis cuaca… ini yang paling extrem… lagi hujan salju yang lebat…jalanan sangat licin…salju yang tebal… namun alhamdulillah, stroller ini berhasil membawa anak anak kami dengan aman 👍

03

Hasil perburuan kami untuk melengkapi si Bugaboo Donkey Duo tersayang ini sungguh tidak mudah.. waktu itu toko yang menjualnya pun hanya satu.. barangnya hanya ada satu.. dan kami melakukan perjalanan bandung – jakarta – bandung pp demi mendapatkannya… Lalu pelan pelan kami lengkapi aksesorisnya.. sesuai kebutuhan.. hunting hingga ke negeri asalnya… dengan bantuan teman kami yang baik, terimakasih… sungguh stroller kesayangan.. 😍 Tapi kini.. anak anak kami sudah beranjak besar… si tengah sudah mulai kuat berjalan lama dan tidak mau lagi naik stroller… seringkali stroller tersebut hanya dipakai untuk si bungsu… dan rasanya… kami akan menahan ide untuk punya anak lagi 😅 …  Jadi… rasanya stroller ini akan lebih cocok untuk keluarga yang membutuhkanmya 😊 karena itu kini… si stroller tersayang ini statusnya for sale… semua dus dus beserta buku buku manual sudah kami kumpulkan… kondisi sangat baik dan lengkap.. semua bagian kami bersihkan, bahan yang bisa di laundry pun kami laundry.. di cek lagi satu demi satu.. Alhamdulillah… berkat Abi tersayang… seluruh kondisi stroller Bugaboo Donkey Duo ini sangat prima dan terawat.. bahkan kami belum mendaftarkannya pada pabriknya… so siapapun yang beruntung nanti memilikinya dan kemudian mendaftarkannya akan dianggap sebagai pemiliknya yang pertama.. ❤

Dijual disini yaa: http://fjb.kaskus.co.id/post/57f8c9c696bde6cf5e8b4572#post57f8c9c696bde6cf5e8b4572

Nb. Hey bagaimana dengan stroller-stroller lainnya ?? Alhamdulillah; GB awalnya sudah di DP untuk dibeli namun karena satu dan lain hal tidak jadi .. tapi yaaa kami hadiahkan saja ke bayi mungil lucu itu .. semoga sehat-sehat yaa bayi itu, tumbuh besar normal dan menjadi anak yang pintar dan berbakti.. Amiinnn YRA … . .. Quinny Buzz telah laku terbeli oleh sahabat kami, terimakasih .. Semoga stroller tsb berguna yaa dan tidak mengecewakan tentunya .. … . Quinny Mood, karena awalnya adalah hadiah, maka kami pun menghadiahkannya ke sahabat kami 😊😍

 

Gerimis mengundang…

Yang, hujan turun lagi

Di bawah payung hitam ku berlindung
Yang, ingatkah kau padaku
Di jalan ini dulu kita berdua

Basah tubuh ini
Basah rambut ini
Kau hapus dengan sapu tanganmu

Yang, rindukah kau padaku
Tak inginkah kau duduk disampingku
Kita bercerita tentang laut biru
Disana harapan dan impian

Benci benci benci tapi rindu jua
Memandang wajah dan senyummu sayang
Rindu rindu rindu tapi benci jua
Bila ingat kau sakiti hatiku

Antara benci dan rindu di sini
Membuat mataku menangis

Yang, pernahkah kau bermimpi
Kita bersatu bagai dulu lagi
Tak pernah bersedih, tak pernah menangis
Seperti saat rindu begini

Hahaha… jadul banget ya lagunya Ratih Purwasih ini… pasti pada ga tau ya.. da ga keumuran… tapi kalau dibesarkan dengan setiap hari… iya setiap hari.. diputerin lagu lagu hitz indonesia via rekaman acara Aneka Ria Safari dan sejenisnya… pasti melekat deh di kepala..

Lagu ini… ga ada memori apapun… gimana mau punya memori… lah umur aja masih di bawah 10 jari waktu itu… tapiii.. aneh ya.. tiap liat ujan.. langsung aja ga sadar bersenandung lagu ini 😖…

Sekarang lagi hujan.. persis rintik rintik gerimis…  ngalamun di halaman sekolah yang sepi… bukan.. bukan lagi sekolah… ini lagi nunggu anak anak pulang…

Jadi keingetan masa dulu.. pas masih sweet seventeen… jalan jalan ama si pacar… yang sekarang mah udah jadi mantan… udah jd suami… 😙😙.. waktu itu dia jemput pake mobil baru keluarganya.. T 120 SS wah pada masanya itu teh mobil yang paling banyak wara wiri di jalan… rasanya bangga… seneng…iya lah… kelas 3 sma negeri.. jalan jalan ama pacar naik mobilnya… jaman dulu maaah… kereeen lah…😅

Karena mobil baru.. pastinya masih gress yaa… masih kedap suara… dalam kabin itu hening banget rasanya… ga kedengeran suara suara dari luar.. waktu itu hujan.. gerimis gerimis tapi konsisten.. sore menjelang maghrib.. di jalan dago yang masib teduh oleh pohon dan ga se crowded sekarang… suasananya romantis banget… liat wajahnya yang lagi serius nyetir… duh tambah kelepek kelepek… rasanya itu moment paling indah yang pernah saya rasakan. semenjak itu.. saya tasbihkan.. bahwa saya sangat suka memandang hujan dari dalam mobil…*asal hujannya gerimis gerimis gitu yaa.. bukan hujan badai… karena selalu mengingatkan saya pada dia.. pada moment itu…

Nah.. back to reality.. pas lg ngalamun melihat hujan turun di sekolah yang sepiii banget.. tanpa sadar saya bersenandung lagu yank..hujan turun lagi… itu..sambil inget kejadian dalam mobil itu dan pastinya inget si dia.. yang kalau hari kerja gini.. pastu jauuh banget.. terpisah seratusan km… di tempat kerjanya…

Dari dulu.. 11 taun yang lalu… sejak pertama menikah..sampai sekarang… ya begini kami menjalaninya.. LDR.. untung hanya 3 jam perjalanan darat.. tiap weekend juga kami pastinya bertemu… dan Alhamdulillah.. walaupun berat.. ada saja halangnnya.. tapi kami bisa menjalaninya dengan cukup baik.. walaupun kadang sedih juga kalau harus sendirian pas bagi raport.. pas ada acara sekolah.. pas ke dokter anak atau dokter kandungan bahkan..pas mobil mogok.. pas lagi ilang mood… pas anak2 lagi rewel… karena saya ingin juga ada si abi di sebalah saya…

Tapi tidak apa apa.. itu kan hanya momen sesekali… most of the time.. semua berjalan lancar.. dan pas weekend.. rasanya puas keluar semua rindunya… ❤❤

Apapun kondisinya.. asalkan kami kompak.. selalu berniat melakukan atas nama Allah.. berbuat selalu yang baik… pasti akan di mudahkan… yang pasti.. kalau tiap hari ketemu mah.. pasti jarang ya siang siang kangen kayak saya… 😜😜

Anak anak udah keluar… hujan sudah berhenti.. menyisakan bau segar tanah basah dan ketikan jari jari lincah di ponsel menanyakan kabar si abi tersayang…

Being a mother…

Melahirkan anak dan menjadi ibu itu bener-bener sesuatu yang amat sangat berbeda… rasanya setiap perempuan..yang bisa bereproduksi akan bisa melahirkan anak… bahkan manusia diberi kelebihan.. kita dapat bereproduksi dalam rentang usia yang sangat panjang… sejak seorang perempuan mendapat haid pertamanya sampai mereka mengalami monopause..itu bisa 50 tahun loh… dan dalam rentang waktu itu.. tidak ada batasan berapa banyak mereka bisa hamil dan melahirkan… nenek saya mengandung 16 kali.. walaupun yang kemudian hidup hanya 13 anak 😰

Tapi menjadi ibu… mengandung..melahirkan..merawat dan mendidik anak itu sampai bisa berdiri sendiri… just a very different task… berbeda dengan melahirkan yang dilakukan sendiri… menjadi ibu itu…well.. it takes a village to raise a child… but takes more vilages to support a mom.. 😊

Dimanapun…

Ketika saya bertemu anak anak yang berprestasi..yang sopan dan berbudi..yang pandai membawa dirinya… yang tetap hebat walaupun mereka spesial.. yang badannya tumbuh sehat..bersih..terawat…saya akan menemukan ibu ibu mereka yang berdedikasi..yang tanpa sadar berkorban banyak sekali demi anak anaknya…

Saya bertemu seorang ibu…kedua anaknya masuk SMPN dan SMAN favorit..*dengan wajar atas usaha sendiri yaa.. saya..yang waktu itu baru melahirkan anak kedua saya bertanya.. bagaimana caranya supaya anak anak berprestasi seperti itu.. apa ibu bekerja atau tidak.. dst dst.. untung ibunya tabah ya di kepoin 😆

Si ibu itu tersenyum…

“Saya bekerja..sebagai dokter gigi di puskesmas dekat rumh.. jam kerja di puskesmas tidak panjang.. jam 14.30 saya sudah selesai. Lalu saya menjemput anak anak saya.. membawakan makan siang.. mengantar ke berbagai les kalau ada..”

“Anak saya yang pertama adalah anak yang mudah dan natural born smart… saya cukup arahkan saja…tapi anak sayang yang kedua…” dia tersenyum sedikit.. “dia anak yang belajar melalui pendengaran… jadi saya tidak bisa menyuruhnya belajar dengan membaca atau menulis ulang… saya harus membacakan semuanya.. bahkan walaupun dia sedang tidak mau dengar… saya akan terus ikuti sambil terus membacakan.. sedikit sedikit toh pasti terdengar dan akhirnya terekam juga…”

Ibu itu tahu anaknya belajar melalui mendengar.. lalu mencari solusi yg tepat. Apa ibu itu tau anaknya begitu sejak awal?… pastinya nggak… ibu itu tau karena dia mempelajari anaknya dan belajar mencari solusinya…

Pernah juga saya bertemu ibu dengan dua anak kembar umur 3 tahun… seringkali anak anaknya ingin minta digendong si bunda.. keduanya sekaligus.. dan akan menangis kalau hanya salah satu yang digendong… si anak 1 memeluk kaki ibunya..yang lain menarik roknya… si ibu tampak sulit menjaga keseimbangan dan menjaga roknya tidak merosot… dan anak2 itu tidak mau disentuh orang lain.. ibu itu dengan sabar.. berusaha..berusaha agar anak2nya mau jalan sendiri… lama.. lelah.. 

Tp itu bentuk perjuangan ibu yang paling banyak saya lihat… lelah dengan kemauan anak… lelah fisik karena anak anak itu tenaganya ekstra…lelah jantung menahan deg deg- an kalau anak-anaknya kenapa kenapa…

Apa coba rasanya sehari hari hanya bicara dengan anak anak.. hanya mengurusi urusan anak..yang sering banget ngambek.. ga mau ngertiin.. ga ada capeknya.. banyak maunya…

Bagi saya.. ibu itu harus super cerdas.. dia harus tau cara bernegosiasi dengan anak..dia harus cekatan mengurus tetek bengek anak anak.. efisien..tepat guna.. dia harus super pintar mengatur waktu..mengatur urutan.. siapa dibangunkan duluan..apa dulu yang harus dikerjakan..harus pinter beneran… pelajaran anak-anak di sekolah itu susah-susah…gimana bisa ngajarin kalau kita ga ngerti..*tp bisalah kita minta bapaknya saja yang ajarin yaaa… harus up to date… at least supaya bisa jd temen ngobrol yang asyik bagi anaknya..

Bahkan.. mencuci piring saja.. menurut saya.. kalau dilakukan dengam cerdas akan berbeda hasilnya… waktu yang digunakan akan lebih cepat.. piring hasil cucian akan tertata lebih rapih.. pas mau diambil juga lebih cepat.. *ini mah si ibunya agak2 OCD kali yaaa…

Nah… back to kiddos.. saya tau..ibu itu sibuuk.. lagi ambil S3.. sering keluar kota dengan organisasinya… tapi dia merawat anaknya dengan cara yang hebat… dia tau jadwal semua kegiatan anak anaknya.. dia membawa anak anaknya ketempat yang anak anak suka tapi kita pasti males… misanya perpustakaan provinsi, pada saat dia lagi bisa jemput anaknya.. dia memikirkan pernak pernik unik untul dijual anaknya pada saat market day… ga asal jual aja..seperti  teh kemasan  atau keripik chips *walaupun pasti laku juga…dia membuat semua yang dilakukan anaknya berkesan… niat..ga seadanya..

Ibu itu pasti capek… pasti kadang kadang ingin bergelung aja dikasur seharian..ga ingin bangun..apalagi trus siap2in sarapan.. mikirin makan siang.. mikirin malem ngapain ya ama anak2 supaya mereka ga hanya nonton tv atau main gadget…

Kalau ibu punya helper… seperti mbak dan supir yg bisa bantu urus anak-anaknya sih ideal banget sih.. tapi base on pengalaman… helper yang terlalu helpfull akan membuat si ibu lama-lama kehilangan insting keibuan-nya.. *kalau sayaaa yaaa… 😅

Begitu si mbak udah bisa handle segalanya dr anak2 bangun sampai bangun lagi… punya inisiatif… punya hati untuk anak2… nah saat ini lah lama kelamaan si ibu akan percaya dan melepaskan insting keibuannya pelan2..

Karena jadi ibu itu… yang punya insting keibuan itu.. ga ada begitu aja.. tp karena terlatih..karena terbiasa..

Ibu yang baik.. tau kapan harus memegang erat tangan anaknya.. kapan harus berjalan disampingnya…kapan harus melepaskannya berjalan sendiri dan dengan tenang menunggu anaknya pulang di rumah…

Ibu yang baik.. terasah instingnya..sehingga dia tau segalanya hanya dengan memandang mata anaknya…

Ibu yang baik… bahkan tau berapa suhu badan anaknya hanya dengan mengecup keningnya.. hahaha… abaikan yang satu ini yak… ini mah lebay pisan..

Tapi.. ibu bisa menjadi baik tidak sendirian.. ibu yang hebat punya suporter yang solid… walaupun dia mengerjakan segalanya sendirian..tetapi apabila hatinya happy..nyaman..aman.. pastinya pikirannya akan lebih fokus dan semua menjadi mudah..

Walaupun begitu..walau si ibu sudah super cerdas.. helpernya udah banyak… vilager yg supporting jg udah bejibun..tetep lah pada suatu hari  akan terjadi bad  day bagi si ibu…barang sekali dua mah…ketika semuanya berjalan salah dari pagi… ketika tiba2 si ibu lupa hari dan semua anak sampai sekolah dengan seragam yang salah.. kareba jd ibu itu tidak boleh lupa… ketika seorang ibu mulai lupa..tandanya dia butuh shopping… 😅😂😂..

Seperti ibu ini.. http://youtu.be/p5yBFFu4a_M

Hmm parah bgt yaaa…. 😄😄😄

Saya pelupa banget…tp untuk urusan anak2…separah parahnya… paling lupa bawa baju ganti… lupa hari seragam..ya wajar lah…😎😎😂

Hmm.. cerita jadi ibu mah ga akan ada abis2nya.. saya punya banyak bgt stok cerita…ntar ntar lagi yaa… si umi ini musti jemput si bungsu..

Ps:

Dear abi tersayang yang lagi otw ke jkt… hati hati di jalan yaa… baik baik selalu.. doa umi dan anak2 selalu menyertai…daaaan kami sangat mencintai abi..😍😘😘😘  daaan… i missed you already..*cie cie..klo kata aza mah… daaaan terimakasih selama ini  sdh menjadi a bunch of villager yang so supporting.. ❤❤